Kabupaten Keerom – Kepala Enam Suku Besar Papua, Herman Yoku, menyampaikan pesan damai dan persatuan kepada seluruh masyarakat Papua menjelang peringatan Hari Trikora, Natal 2025, dan Tahun Baru 2026. Pesan tersebut disampaikan dalam semangat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkuat persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam pesannya, Herman Yoku mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh perempuan, hingga generasi muda Papua, untuk memaknai akhir tahun sebagai momentum refleksi dan pembangunan, bukan perpecahan. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Trikora dan perayaan Natal seharusnya menjadi sarana memperkuat persatuan dan kedamaian di Tanah Papua.
“Menjelang Natal yang suci, mari kita jadikan hati kita sebagai kandang Natal yang damai. Jangan nodai bulan yang penuh kasih ini dengan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Herman Yoku.
Ia juga mengimbau masyarakat adat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Herman Yoku mengajak warga menjadi penjaga bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar dengan menolak konsumsi minuman keras serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persaudaraan.
“Jangan rayakan sukacita dengan mabuk-mabukan. Mari kita rayakan dengan doa, kebersamaan keluarga, dan kasih sayang. Papua adalah tanah yang diberkati dan penuh kasih,” lanjutnya.
Menjelang pergantian tahun, Herman Yoku mengajak masyarakat Papua menutup tahun 2025 dengan rasa syukur dan menyongsong tahun 2026 dengan harapan baru. Ia berharap Papua dapat terus melangkah menuju kemajuan dan kesejahteraan dalam suasana yang aman dan kondusif.
“Ko jaga sa, sa jaga ko, kita semua jaga Papua. Mari kita buktikan bahwa masyarakat adat Papua menjunjung tinggi kedamaian dan persaudaraan,” tutupnya.
Herman Yoku juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Trikora, Selamat Natal 2025, dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Papua, seraya memanjatkan doa agar Tanah Papua senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Tinggalkan Balasan