Bandara Halim Mulai Beroperasi Mulai Hari Ini

Posted on Jumat, 2014-01-10 | 15:08:34 By konsisadmin
Bandara Halim Mulai Beroperasi Mulai Hari Ini

Jakarta [KonsisNews]

Mulai hari ini (10/1) Bandar Udara Halim Perdanakusuma akan melayani penerbangan komersil. Setelah memulai persiapan sejak akhir 2013 dan diuji coba rabu (8/1) yang lalu, bandara Halim dianggap telah siap melayani rute domestik.Kepadatan jadwal penerbangan di bandara Soekarno-Hatta membuat Kementerian Perhubungan mengalihkan rute penerbangan domestik ke bandara Halim Perdanakusuma. Sebanyak 66 jadwal penerbangan akan dilayani melalui Halim. Menteri perhubungan E.E Mangindaan mengklaim jumlah tersebut mengurangi kepadatan bandara Soetta sebanyak 10%.

Sejauh ini sudah ada 4 maskapai yang akan melayani rute domestik dari Halim. Maskapai Citilink menjadi yang pertama terbang dari Halim. Selain Citilink, maskapai lainnya yang akan menghuni Halim adalah Garuda Indonesia, Lion Grup, dan Mandala. Pengusaha Muda Ulung Rusman menyambut positif digunakannya Halim sebagai bandara komersil. “Kepadatan bandara Soetta yang semakin bertambah harus segera diantisipasi. Memanfaatkan bandara Halim saya rasa langkah yang masuk akal,” tutur Ulung.

Ulung melihat geliat bisnis penerbangan yang menjamur di Indonesia beberapa tahun belakangan ini seharusnya sudah dapat diprediksi pemerintah. “Seolah terjadi pembiaran dalam masalah-masalah bandara Soetta, ketika dalam posisi terjepit baru pemerintah menyediakan solusi,” ujar aktivis 98 ini di Jakarta. Ia melanjutkan, “Sebagai negara kepulauan yang luas, seharusnya pemerintah sadar bahwa transportasi memegang peranan penting dalam pembangunan bangsa. Sejauh ini menurut saya pemerintah kurang memperhatikan hal tersebut,” ungkap pria berkacamata ini.

Selanjutnya Ulung mengingatkan, “Digunakannya Halim sebagai bandara komersil membawa beberapa konsekuensi, seperti kepadatan lalu lintas menuju Halim. Pemerintah harus tanggap akan konsekuensi-konsekuensi tersebut,” kata Ulung. Akses menuju bandara Halim dikenal sebagai salah satu titik kemacetan yang parah di ibukota. “Jangan sampai muncul masalah baru. Pihak-pihak terkait diharapkan telah memiliki rencana untuk mencegah masalah-masalah tersebut,” ujar Alumnus Universitas Tarumanegara ini. (Ersu)

Share & Komentar

Komentar Anda


Berita Lainnya

Back to TOP